Friday, 1 February 2013

1. Esei Berita Aktual Bentuk ini dipakai untuk laporan berita (report/news). Contohnya, antara lain ada pada siaran televisi swasta: Liputan 6, Cakrawala, Seputar Indonesia, yang menayangkan sejumlah reportase dalam durasi pendek dari berbagai peristiwa aktual. Reportase mengetengahkan suatu peristiwa secara selintas, dengan menitikberatkan perhatian pada garis besar suatu peristiwa. Reportase dapat berupa siaran tunda atau siaran langsung (on the spot). Ketika stasiun televisi di Indonesia hanya ada TVRI, siaran langsung sering diistilahkan sebagai laporan pandangan mata, karena dianggap sebuah laporan langsung dari lokasi peristiwa. 2. Pengertian feature/Laporan Khas Laporan khas atau feature adalah uraian fakta yang bersifat khas atau unik dan termasuk dalam katagori berita human interest. Berita human interest adalah uraian fakta yang dapat memberikan sentuhan rasa insani atau rasa kemanusiaan. Fakta yang bersifat khas atau unik, seperti pemulung, pengemis di persimpangan jalan, penjaja koran atau majalah, pengamen, dan lain sebagainya, diuraikan secara terperinci. Fakta di sini bisa mengenai apa saja, asalkan mengandung nilai atau rasa yang mampu memberikan sentuhan rasa insani. Mengingat fakta yang diuraikan bersifat khas atau unik dan lebih menitik beratkan terhadap human ineterest, cara penyajian dan penyusunan naskah juga harus bersifat sederhana dengan memberikan penekanan pada hal yang bersifat khas atau unik tersebut. Feature termasuk reportase yang dikemas secara lebih mendalam dan luas disertai sedikit sentuhan pspek human interst agar memiliki dramatika. Feature menyuguhkan suatu topik tertentu, yang dilengkapi wawancara, komentar, dan narasi. Biasa pula disebut liputan khusus. Feature dapat dibedakan dengan reportase berita aktual, antara lain karena durasi feature lebih panjang-umumnya antara 10 hingga 15 menit. Bila reportase berupa berita aktual, feature tak menuntut aktualitas. Feature tidak hanya ada dalam siaran televisi, melainkan juga dalam siaran radio dan media cetak. Dalam program televisi, feature juga dikembangkan menjadi reportase investigasi - seperti Derap Hukum, Sigi, dan lainnya. Khusus di Indonesia, mata acara televisi banyak mengetengahkan investigasi atau liputan panjang tentang kriminalitas. Sekali lagi perlu ditekankan di sini bahwa istilah feature masih memiliki interpretasi atau pemahaman yang beragam, sehingga masih diperlukan penggunaan contoh visual program televisi yang dapat dijadikan acuan untuk mendefinisikan 3. Majalah Udara Majalah (magazine) adalah gabungan uraian fakta dan atau pendapat yang dirangkai dalam satu wadah atau mata acara atau gabungan dari beberapa feature. Pada radio dan televisi disebut majalah udara. Ada majalah yang isinya homogen (satu jenis bidang saja), yang disebut majalah khusus, dan ada pula yang isinya heterogen, yang disebut majalah umum. Contoh majalah udara umum adalah acara “Spektrum” di TVRI tahun 1990-an, “Horison” di Indosiar “Potret” di SCTV, “Gapura” di RCTI dll, sedangkan majalah khusus adalah acara “Dian Rana” TVRI tahun 1990-an. Perbedaan antara siaran berita dan majalah udara, adalah: • Jika materi berita yang disajikan lebih banyak berita kuat, sedangkan feature-nya lebih sedikit, mata acara ini disebut siaran berita. • Jika materi berita yang disajikan lebih banyak feature, sedangkan berita kuatnya hanya sedikit, mata acara ini disebut majalah udara. Belakangan sebagian besar acara olah raga (sport) dikemas menjadi kemasan magazine yang bersiafat khusus, karena hanya menyajikan seputar olah raga saja. Magazine Ini merupakan paket berita pada radio maupun televisi, yang menyuguhkan satu hingga tiga topik. Magazine - dulu biasa disebut majalah udara di radio - merupakan gabungan dari uraian fakta dan opini yang dirangkai dalam - satu mata acara Pada magazine, materi berita hanya merupakan selingan, itu pun apabila beritanya eksklusif, penting, atau sangat menarik. Perhatian magazine lebih pada materi yang bersifat mendalam dan berkaitan dengan human interest. Isi magazine dapat berupa gabungan uraian berita sejenis, misalnya semuanya mengenai human interest. Ada pula yang bervariasi, misalnya ada uraian politik, ekonomi, pariwisata, hiburan, dan lain-lain. Teknik penyajian magazine ada yang menampilkan satu atau dua pembawa acara, bahkan ada pula yang tanpa penyiar. Magazine termasuk dalam jajaran berita berkala, karena sebagian besar materinya bersifat tidak terikat waktu alias timeless, hanya saja penyajiannya lebih diperdalam (eksploratif). Bila mengacu pada pengertian feature, isi sebuah magazine dapat terdiri dari satu hingga beberapa feature.